Indonesia
mempunyai latar belakang sosio kultural yang berbeda satu sama lain. Beberapa
daerah di Indonesia mengkonsumsi alkohol
erat kaitannya dengan acara keluarga maupun acara adat. Maluku
adalah salah satu provinsi yang memiliki budaya yang sering mengkonsumsi
minuman tradisional sopi pada kegiatan adat.
Minuman
tradisional sopi berasal dari hasil fermentasi aren yang telah mengalami destilasi.
Kadar etanol pada minuman ini diberbagai tempat di pulau Ambon sangat
bervariasi. Hal ini disebabkan karena masih diproduksi secara tradisional. Kadar
etanol minuman tradisional sopi menurut hasil penelitian adalah 20-30%
dan dikategorikan sebagai minuman keras golongan C.
Alkohol
yang terkandung dalam minuman tradisional sopi adalah etanol (CH3CH2-OH)
dari fermentasi nira aren yang telah mengalami destilasi. Etanol berasal dari
proses fermentasi biji-bijian, umbi, atau sari buah yang mengandung sukrosa,
dan untuk menghasilkan etanol yang lebih tinggi harus melalui proses destilasi.
Alkohol
merupakan bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan hidup manusia, secara
umum tingkat keamanan konsumsi minuman alkohol belum ditentukan, namun peminum minuman
alkohol dapat digolongkan kedalam 3 kelompok. Kelompok pertama adalah peminum
ringan yaitu mereka yang menkonsumsi antara 0,28 sampai dengan 5,9 gram atau
setara dengan minum 1 botol bir perhari atau kurang. Kelompok kedua adalah
peminum menengah yaitu mereka yang mengkonsumsi antara 6,2 sampai 27,7 gram alkohol
atau setara dengan 1 sampai dengan 4 botol bir perhari. Kelompok ketiga adalah
peminum berat yaitu mereka yang mengkonsumsi lebih dari 28 gram alkohol atau
lebih dari 4 botol bir perhari5. Kandungan alkohol pada berbagai
minuman keras berbeda-beda. Bir mengandung alkohol 3-5%, anggur 10-15%, new
port, sherry berkadar alkohol 20% sedangkan wisky, gin, rum dan vodka berkadar
alkohol 40-45%.
Berdasarkan kandungan etanol maka minuman
beralkohol dapat digolongkan menjadi 3 golongan antara lain adalah golongan A
yaitu minuman yang mengandung kadar ethanol 1% sampai 5%, golongan B yaitu
minuman yang mengandung kadar ethanol 5% sampai 20%, golongan C yaitu minuman
yang mengandung kadar ethanol diatas 20% sampai 55%.
mekanisme Alkohol (Sopi) membentuk ROS yang berpengaruh pada reproduksi pria
Testis
dibekali dengan enzim antioksidan yang terdiri dari komponen enzimatik untuk
mengimbangi proses tebentuknya stres oksidatif. Komponen enzimatik dari sistem
pertahanan ini pada testis akan mempercepat respon yang ditandai dengan induksi
spesies mRNA yang dimediasi oleh aktivitas superoxida dismutase (SOD),
glutathion peroxidase (GPx) dan
glutatione-S-transferase (GST).
Antioksidan berperan dengan cara mengkatalis radikal
bebas oleh enzim SOD katalase dan peroksidase, mengikat pro-oksidan dan
membersihkan ROS dalam metabolisme tubuh. antioksidan berperan dengan cara mengaktivasi
enzim-enzim antioksidan seperti superoksida dismutase (SOD), katalase, glutation
peroksidase (GPx) dan glutation-S-transferase (GST).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar