orang tua sudah sepatutunya jadi gerbang utama untuk memberikan pendidikan seks pada anak... terutama anak putri sebelu mereka mengeksploitasi seks pada media yang tidak terkontrol. mayoritas anak remaja yang memiliki rasa ingin tahu yang luar biasa penasaran membuat mereka mendapat informasi-informasi yang salah tentang pendidikan seks. data KPAI yang diperoleh mngatakan bahwa 32% remaja dalan usia14 sampai 18 tahun di kota-kota besar telah melakukan hubungan seks. hal ini diakibatkan karena rasa penasaran yang tak dapat dibendung untuk mengetahui tentang seks itu sendiri. data lain yang diproleh bahwa 62,7% putri-putri SMP di kota besar telah melakukan koitus. dan yang tak kalah menarik adalah 21.2% telah aborsi.
Pendidikan seks harusnya dimasukan dalam kurikulum di sekolah-sekolah untuk memberi informasi kepada siswa tentang masalah yang berkaitan dengan seks. Hal ini dianggap untuk siswa memahami informasi yang tepat tentang seks, praktek seksual, pelecehan seksual anak dan penyakit menular seksual. Namun, pendidikan seks di sekolah juga mendapat pro dan kontra sampai saat ini.
masyarakat khususnya generasi muda menganggap bahwa pendidikan seks itu tidak terlalu penting. Pendidikan seks hanya menjadi sebuah pelajaran yang dianggap porno. Di dunia pendidikan umumnya di sekolah, pendidikan seks itu terkadang kurang dipedulikan. Tapi terkadang ada juga yang setuju dengan pendidikan seks dan mau untuk menerapkankannya.
Pendidikan seks itu merupakan suatu pendidikan yang berisi tentang pendidikan seks dan bahaya tentang seks. Pendidikan seks juga menjadi cermin yang seharusnya menjadi pandangan bangsa. Mengingat pentingnya pendidikan seks bagi semua orang. Namun sayang, belakangan ini, minat generasi muda dalam memahami tentang pendidikan seks itu sangatlah kurang.
Pendidikan seks di sekolah-sekolah dapat membantu anak memahami dampak dari seks dalam kehidupan mereka. Pendidikan seks di sekolah dapat membantu memberi pemahaman perbedaan dan menjaga keinginan untuk mengeksplorasi hal-hal untuk diri mereka sendiri agar tidak terjadi pelecehan seksual. Seperti yang kita ketahui, pelecehan seksual terhadap anak adalah kejahatan sosial yang melanda ribuan anak di seluruh dunia. Ini jauh lebih baik untuk mengajarkan anak tentang seks di sekolah, bukan membiarkan mereka menggunakan sumber lain seperti materi pornografi dari internet. Hal ini penting karena sumber seperti internet memiliki sejumlah informasi yang mungkin menyesatkan dan menyebarkan informasi yang salah. Dengan masalah seperti kehamilan remaja dan penularan penyakit yang meningkat, dapat menyadarkan anak dari bahaya ini. Pendidikan seks di sekolah adalah wadah mengubah anak menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab. Oleh karena itu, pendidikan seks bisa membantu mereka memahami perilaki seks lebih luas.
negara lain di dunia barat memahami betul tentang pendidikan seks. contohnya saja Amerika. Kita tahu bahwa Amerika merupakan negara yang besar yang menganut sistem liberal. Dimana rakyak bebas melakukan apapun tanpa campur tangan pemerintah. Mereka diperbolehkan melakukan hubungan seks, tetapi mereka tahu bagaimana melakukan hubungan seks dengan benar tanpa mengakibatkan suatu penyakit. Jadi kita ketahui bahwa pendidikan seks disana sangat di hargai. Masyarakatnya tidak malu untuk membicarakan ataupun menerima tentang pendidikan seks itu.
Fenomena ini berbeda sangat dengan indnesia, mungkin karea karakter bangsa dan budaya yang masih primitif yang masih kita temui di masyarakat khususnya di daerah pedesaan, banyak yang menganggap bahwa membicarakan seks adalah masalah yang tabu. Tidak jarang pertaanyaan itu menimbulkan persengketaan di dalam masyarakat. pandangan yang salah pada masyarakat kita tentang seks adalah membicarakan pendidikan seks hanya akan membuat masyarakat semakin dekat dengan seks dan mengaplikasikannya. Walau sebenarnya riset telah membuktikan bahwa pendidikan seks komprehensif dapat mengurangi kkehamilan remaja dan tidak ada indikasi bahwa hal tersebut meningkatkan level hubungan seks atau penyakit menular seks (PMS).
Bila kita kaji lebih dalam melihat fenomena yang terjadi, pendidikan seks sangat penting bagi remaja agar mereka mendapatkan informasi yang benar dan akurat mengenai seksual dan kesehatan reproduksi. Informasi dan pendidikan tentang seks perlu diberikan supaya remaja mengerti akan dirinya dan seksualitasnya. Banyak hal yang mneyebabkan anak-anak di masa remaja melakuakan penyimpanagan seks bebas sebagai cara pelarian dari berbagai persoalan, serta kurangnya kemampuan anak untuk mengontrol dan mengendalikan emosi.
Berdasarkan survey yang diadakan oleh Komisi Nasional (KKomNas) Perlindungan Anak 2008 di 33 provinsi di Indonesi, sekitar 62,7% remaja yang tercatat sebagai pelajar SMP dan SMA sudah tidak virgin. Data lain, survey yang dilakukan oleh Annisa Foundaation di Cianjur, Jawa Barat, pada tahun 2007 menemukan hasil yang mengejutkan. dari 42,3% pelajar perempuan telah melakukan aborsi.
Oleh karena itu, saat ini yang perlu dipermasalahkan bukan lagi penting atau tidaknya pendidikan seks, tetapi bagaimana mengemas pendidikan seks di sekolah. Selain menuntut agar pendidikan seks tidak diselip- selipkan diberbagai mata pelajaran, sebaiknya pendidikan seks disampaikan secara runtut berdasarkan modul dan tidak disertai dengan nada ancaman. Hal lain yang perlu mendapat perhatian adalah bagaimana cara menyiapkan mental sang guru. Untuk itu, sebelum memberikan materi tentang pendidikan seks, hendaknya para guru mengikuti training kesehatan reproduksi terlebih dahulu.
Minggu, 28 Oktober 2012
Jumat, 10 Agustus 2012
pengaruh minuman alkohol (Arak Ambon Sopi) terhadap reproduksi pria
Indonesia
mempunyai latar belakang sosio kultural yang berbeda satu sama lain. Beberapa
daerah di Indonesia mengkonsumsi alkohol
erat kaitannya dengan acara keluarga maupun acara adat. Maluku
adalah salah satu provinsi yang memiliki budaya yang sering mengkonsumsi
minuman tradisional sopi pada kegiatan adat.
Minuman
tradisional sopi berasal dari hasil fermentasi aren yang telah mengalami destilasi.
Kadar etanol pada minuman ini diberbagai tempat di pulau Ambon sangat
bervariasi. Hal ini disebabkan karena masih diproduksi secara tradisional. Kadar
etanol minuman tradisional sopi menurut hasil penelitian adalah 20-30%
dan dikategorikan sebagai minuman keras golongan C.
Alkohol
yang terkandung dalam minuman tradisional sopi adalah etanol (CH3CH2-OH)
dari fermentasi nira aren yang telah mengalami destilasi. Etanol berasal dari
proses fermentasi biji-bijian, umbi, atau sari buah yang mengandung sukrosa,
dan untuk menghasilkan etanol yang lebih tinggi harus melalui proses destilasi.
Alkohol
merupakan bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan hidup manusia, secara
umum tingkat keamanan konsumsi minuman alkohol belum ditentukan, namun peminum minuman
alkohol dapat digolongkan kedalam 3 kelompok. Kelompok pertama adalah peminum
ringan yaitu mereka yang menkonsumsi antara 0,28 sampai dengan 5,9 gram atau
setara dengan minum 1 botol bir perhari atau kurang. Kelompok kedua adalah
peminum menengah yaitu mereka yang mengkonsumsi antara 6,2 sampai 27,7 gram alkohol
atau setara dengan 1 sampai dengan 4 botol bir perhari. Kelompok ketiga adalah
peminum berat yaitu mereka yang mengkonsumsi lebih dari 28 gram alkohol atau
lebih dari 4 botol bir perhari5. Kandungan alkohol pada berbagai
minuman keras berbeda-beda. Bir mengandung alkohol 3-5%, anggur 10-15%, new
port, sherry berkadar alkohol 20% sedangkan wisky, gin, rum dan vodka berkadar
alkohol 40-45%.
Berdasarkan kandungan etanol maka minuman
beralkohol dapat digolongkan menjadi 3 golongan antara lain adalah golongan A
yaitu minuman yang mengandung kadar ethanol 1% sampai 5%, golongan B yaitu
minuman yang mengandung kadar ethanol 5% sampai 20%, golongan C yaitu minuman
yang mengandung kadar ethanol diatas 20% sampai 55%.
mekanisme Alkohol (Sopi) membentuk ROS yang berpengaruh pada reproduksi pria
Testis
dibekali dengan enzim antioksidan yang terdiri dari komponen enzimatik untuk
mengimbangi proses tebentuknya stres oksidatif. Komponen enzimatik dari sistem
pertahanan ini pada testis akan mempercepat respon yang ditandai dengan induksi
spesies mRNA yang dimediasi oleh aktivitas superoxida dismutase (SOD),
glutathion peroxidase (GPx) dan
glutatione-S-transferase (GST).
Antioksidan berperan dengan cara mengkatalis radikal
bebas oleh enzim SOD katalase dan peroksidase, mengikat pro-oksidan dan
membersihkan ROS dalam metabolisme tubuh. antioksidan berperan dengan cara mengaktivasi
enzim-enzim antioksidan seperti superoksida dismutase (SOD), katalase, glutation
peroksidase (GPx) dan glutation-S-transferase (GST).
Selasa, 07 Agustus 2012
HORMON YANG TERLIBAT SPERMATOGENESIS
GnRH
yang disekresikan oleh hipotalamus akan memacu sintesis dan sekresi LH dan FSH
dari hipofisis anterior. Hormon ini akan merangsang sintesis dan pelepasan
hormon testosteron oleh sel leydig dan proses pematangan sperma oleh sel
sertoli. Menurunnya sintesis dan sekresi LH dan FSH oleh hipofisis anterior
mengakibatkan berkurangnya sintesis dan sekresi testosteron oleh sel leydig dan
pematangan spermatozoa oleh sel sertoli.
Testosteron
merupakan pengatur utama sekresi LH. Efek umpan balik negatif testosteron
sebagian besar dapat mengurangi frekuensi GnRH yang dilepaskan oleh
hipotalamus. Sebaliknya bila kadar testosteron sedikit akan memacu sintesis dan
sekresi GnRH oleh hipotalamus kemudian memacu LH dan FSH oleh hipofisis
anterior untuk merangsang sintesis dan sekresi testosteron oleh sel leydig.
Sel sertoli selain berperan dalam proses
pematangan sperma juga mensekresikan protein pengikat androgen (ABP) untuk
mengikat androgen yang telah diproduksi oleh sel leydig dan berdifusi dari
intertisial ke dalam tubulus semineferus. ABP mentransfer androgen ke sel
germinal.
Hubungan
antara hipotalamus, hipofisis dan testis sangat erat kaitannya dengan proses
reproduksi. Pada sel sertoli, FSH merangsang sintesis suatu protein yang
disebut protein pengikat androgen yang berfungsi sebagai pengikat hormon
androgen yang dihasilkan sel leydig untuk dibawa ke reseptor androgen sel-sel
germinal didalam lumen tubulus seminiferus. Sintesis androgen di dalam sel
leydig dirangsang oleh LH.
Pada
tubulus seminiferus androgen berfungsi dalam mengontrol proses spermatogenesis
pada pembelahan miosis dan proses spermiogenesis. Hormon steroid lain yang
berpengaruh pada proses spermatogenesis adalah estrogen. Sintesis estrogen
berlangsung di sel leydig melalui aromatase androgen. Selain steroid terdapat
juga inhibin yang dihasilkan oleh sel sertoli yang berfungsi menekan fungsi
hipofisis dalam mensekresi gonadotropin.
Testosteron berfungsi dalam menjaga proses spermatogenesis. LH berfungsi
menstimulasi sel Leydig untuk menghasilkan testosteron sedangkan FSH dapat
mempengaruhi sel Sertoli untuk proses
pematangan sperma dan membentuk androgen binding
protein (ABP) yang berfungsi untuk mengikat testosteron intratestikular yang
dihasilkan sel Leydig.
PENGARUH ALKOHOL PADA REPRODUKSI PRIA
Sistem reproduksi pria
terdiri hipotalamus, hipofisis anteroir, dan testis. Alkohol yang masuk kedalam
tubuh akan diubah oleh enzim alkohol dehidrogenase (ADH) menjadi asetaldehid.
Senyawa asetaldehid dapat mengganggu fungsi dari masing-masing organ reproduksi
sehingga dapat menyebabkan impotensi, infertilitas dan mengurangi karakteristik
seksual sekunder.
Dalam testis asetaldehid dapat
mempengaruhi sel-sel leydig yang memproduksi hormon testosteron. Konsumsi
alkohol dalam jumlah yang banyak maka metabolismenya dalam tubuh dapat
menyebabkan kekurangan testosteron. Asetaldehid juga dapat
mengganggu fungsi sel sertoli yang berperan dalam pematangan sel sperma, serta
dapat menyebabkan penurunan aktivitas enzim yang berperan dalam sintesis hormon
kelamin jantan.
Asetaldehid dapat menyebabkan
kegagalan hipotalamus dan hipofisis untuk mensekresikan GnRH, FSH dan LH yang
akan berpengaruh terhadap sel leydig untuk mensintesis testosteron dan sel
sertoli yang berperan dalam pematangan sperma.
Alkohol
yang dikonsumsi 90% diantaranya akan dimetabolisme oleh tubuh terutama pada
hati oleh enzim alkohol dehidrogenase (ADH) dan koenzim
nikotinamid-adenin-dinokleotida (NAD) menjadi asetaldehid. Asetaldehid kemudian
oleh enzim aldehide dehidrogenase (ALDH) akan diubah menjadi asetat dalam
mitokondria.
Asetaldehid
akan merangsang aktivitas enzim sitokrom P450s yang mengakibtkan produksi ROS,
selain itu juga dapat mengubah
tingkat logam tertentu dalam tubuh sehingga dapat memudahkan produksi ROS.
Alkohol pada level tertentu dapat mengurangi antioksidan yang berperan dalam
menghambat pembentukan ROS. Produksi ROS dan stres oksidatif pada sel liver
berperan dalam perkembangan penyakit alkoholik hati.
Stres
oksidatif disebabkan karena tingginya kadar asam lemak tak jenuh dan adanya
sistem yang berpotensi menghasilkan ROS. Pembentukan ROS dapat terjadi pada
mitokondria dan berbagai enzim termasuk xantin, NADPH oksidase dan sitokrom
P450s. Enzim tersebut merupakan enzim utama dalam pembentukan ROS atau
metabolit toksik sebagai konsekuensi aktivitas biokimia yang tidak
menguntungkan.
Bentuk
abnormal spermatozoa juga disebabkan karena produksi ROS. Produksi ROS melalui
dua jalur yaitu; (1). Sistem oksidasi NADPH pada tingkat membran plasma
spermatozoa. (2). NADPH dependent oxyda-reductase pada tingkat mitokondria.
Sistem
mitokondria merupakan penghasil utama ROS spermatozoa pada pria infertil.
Mengatahui aktivitas radikal bebas secara tidak langsung dengan melihat produk
dari hasil reaksi radikal bebas dengan cara pengukuran kadar malondialdehyde (MDA).
MDA diukur secara kuantitatif dengan metode thiobarbituric
acid reactive substance (TBaARS).
Senyawa
ROS yang paling berperan dalam sistem reproduksi adalah superoksida (O2-),
hidrogen peroksida (H2O2), peroksil (ROO-), hidroksil
(OH-) dan derivat nitrogen oksida seperti (NO-), peroksinitat (ONOO-).
Timbulnya stres oksidatif sebagai konsekuensi peningkatan ROS yang berlebihan
akan menyebabkan abnormalitas spermatozoa.
Testis
dibekali dengan enzim antioksidan yang terdiri dari komponen enzimatik untuk
mengimbangi proses tebentuknya stres oksidatif. Komponen enzimatik dari sistem
pertahanan ini pada testis akan mempercepat respon yang ditandai dengan induksi
spesies mRNA yang dimediasi oleh aktivitas superoxida dismutase (SOD),
glutathion peroxidase (GPx) dan
glutatione-S-transferase (GST).
METABOLISME ALKOHOL DALAM TUBUH
Alkohol
yang dikonsumsi akan dimetabolisme oleh tubuh terutama dalam hati oleh enzim
alkohol dehidrogenase (ADH) dan koenzim nikotinamid-adenin-dinukleotida diubah
menjadi asetat. Asetat dioksidasi menjadi CO2 dan H2O.
Alkohol yang masuk dalam tubuh akan
mengalami proses biokimia dimana dapat melibatkan 3 jalur yaitu:
a. Jalur sitosol/lintasan alkohol dehidrogenase .
Jalur ini adalah proses oksidasi
dengan melibatkan enzim alkohol dehidrogenase (ADH). Proses oksidasi dengan
menggunakan ADH terutama terjadi di dalam hepar. Metabolisme alkohol oleh ADH
akan menghasilkan hidrogen dan asetaldehid. Asetaldehid merupakan produk yang
sangat reaktif dan sangat beracun sehingga menyebabkan kerusakan jaringan atau
sel. Namun dalam tubuh asetaldehid selanjutnya akan diuraikan menjadi asetat
dan terurai lebih lanjut menjadi H2O dan CO2.
b. Jalur mikrosom.
Jalur
ini sering disebut dengan sistem SOEM (sistem oksidasi etanol mikrosom) yang
terletak dalam retikulum endoplasma. Sistem ini melibatkan kompenen mikrosom
seperti enzim sitokrom P450, reduktase dan lesitin yang menghasilkan
metabolisme alkohol menjadi asetaldehid.
c.
Enzim
katalase (berlangsung dalam peroksisom).
Jalur ini diperlukan H2O2
ketika kadar alkohol didalam tubuh meningkat. Hidrogen yang dihasilkan
dari metabolisme alkohol dapat mengubah keadaan redox. Perubahan ini dapat
menimbulkan perubahan metabolisme lemak dan karbohidrat. Pemakaian alkohol yang
lama akan menimbulkan perubahan pada mitokondria yang menyebabkan berkurangnya
kapasitas untuk oksidasi lemak.
PENGOLAHAN SOPI
Sopi
adalah hasil destilasi dari tuak, sedangkan tuak adalah hasil fermentasi dari
nira aren (Arenga pinnata). Nira
adalah cairan yang disadap/diperoleh dari aren (Arenga
pinnata), penyedapan nira biasanya dilakukan pada pagi dan sore hari.
Nira
dikumpulkan sebanyak kurang lebih 10 liter dan dibiarkan mengalami fermentasi
menjadi tuak dan selanjutnya didestilasi sehingga menghasilkan sopi.
Perangkat alat destilasi yang
digunakan masih sangat sederhana yakni berupa dua potong bambu dengan posisi
tegak dan miring, dimana pada posisi potongan bambu tegak bagian bawahnya
diletakan panci/ketel yang berisi nira yang telah mengalami fermentasi.
Panci/ketel yang
berisis nira dipanaskan dengan api selama proses destilasi. Bagian atas dari
panci/ketel dihubungkan dengan bambu tegak lurus dan ujung bambu tegak lurus
dihubungkan lagi dengan bambu miring sebagai kondensor. Pada bagian kedua ujung bambu miring tersebut dilubangi dan dibuat
sumbat untuk pergantian air (kondensor) tetap dingin selama destilasi
berlangsung. Ujung bambu yang miring dihubungkan dengan tempat untuk menampung
sopi. Sopi yang dihasilkan umumnya berkisar antara 1.5 liter hingga 3 liter.
Pengolahan
minuam tradisional sopi menjadi etanol dimana nira aren yang mengandung glukosa
dibiarkan mengalami fermentasi yang melibatkan sejumlah bakteri seperti Bacillus
dan ragi seperti Pichia polymorpha dan Kloeka javanica yang berperan dalam
fermentasi. Setelah mengalami fermentasi selama beberapa hari maka mikroba akan
mengalami suksesi diganti dengan mikroba lain diakibatkan karena konsentrasi
gula yang tinggi pada awal fermentasi dan konsentrasi etanol yang tinggi pada akhir
fermentasi.2
|
CH3COSCOA
+ C2H5OH CH3CO2C2H5 + COASH
Asetil CoA
etanol etil
asetat CoA
|
MINUMAN TRADISIONAL SOPI
Sopi adalah minuman tradisional khas
Maluku yang mengandung alkohol. Sopi
sendiri berasal dari bahasa Belanda Zoopje yang berarti alkohol
cair Keberadaan Sopi
ini ilegal. Namun minuman ini selalu hadir
dalam upacara-upacara adat atau pesta-pesta adat. Sopi diatur dalam PERDA Provinsi Maluku No 16 Tahun 2008 tentang
pengendalian dan peredaran minuman beralkohol pada pasal 18 “Sopi hanya dapat digunakan untuk keperluan
upacara-upacara adat sepanjang tidak mengganggu keamanan dan ketertiban
masyarakat dan mendapat izin pihak kepolisian” Dalam keseharianpun sopi selalu hadir di tengah masyarakat Maluku.
Sopi masih diproduksi secara tradisional dan
umumnya memiliki rasa dan kualitas yang berbeda pada tiap-tiap daerah. Meskipun
demikian, konsumsi sopi yang merupakan minuman beralkohol ini sangat
besar di Kota Ambon. Hal ini mendorong pemerintah daerah untuk melakukan
standarisasi cita rasa dan kadar etanol yang terkandung di dalamnya, mengingat
kadar etanol yang tinggi dalam minuman berlakohol berdampak negatif bagi
kesehatan.
Sopi
adalah minuman etanol yang berkadar alkohol 20-30% yang dihasilkan
melalui destilasi dari aren (Arenga
pinnata). Arenga pinnata merupakan salah satu jenis tanaman palma yang
potensial dan dapat tumbuh dengan baik di daerah tropis termasuk di Indonesia.
Arenga
pinnata siap dipanen/diambil niranya pada umur 5 sampai 12 tahun. Dalam
setahun setiap Arenga pinnata dapat
memproduksi 3 sampai 4 tandan bunga, dimana setiap tandan bunga mampu
menghasilkan nira sekitar 300 sampai 400 liter permusim bunga (3-4 bulan).
Arenga pinnata selain dikelola untuk menghasilkan minuman
beralkohol juga dapat menghasilkan gula merah atau gula aren dan juga cuka.
Pemanfaatan gula aren dari Arenga pinnata
sudah diproduksi secara tradisional sejak dulu secara turun temurun, namun
karena harganya yang cukup murah maka petani gula aren mulai meninggalkan
produksi gula aren.
Jumat, 03 Agustus 2012
MALUKU DIANAKTIRIKAN NKRI
Bencana alam yang melanda provinsi maluku dari bulan mei sampai saat ini belum mendapat perhatian dari pemerintah pusat, padahal telah memakan korban jiwa dan harta yang ditafsir puluhan miliaran rupiah. Pemerintah Daerah Melalui wakil Gubernur Said Assagaf telah menyatakan bahwa bencana yang melanda provinsi Maluku bukan hanya terjadi di Kota Ambon tetapi di semua pelosok bahkan kabupaten-kabupaten lainpun lebih mengerikkan.Hal ini tidak dirilis dan tidak mendapat perhatian dari pemerintah pusat, yang lebih mengecewakan lagi kepala BNPB malah menunggu sampai terjadi korban dalam jumlah banyak. data yang diperoleh oleh BNPB hanya dari kota ambon, sedangkan Buru, Seram dan tempat-tempat lain malah di abaikan.......!!! Padahal kalau mau dibandingkan bencana yang terjadi di provinsi MALUKU, lebih mengerikkan lagi pada kecamatan-kecamatan lain ,,,,!!! seperti yang terjadi di Desa Negeri Lima, Tanah lonsor yang membuat kali menjadi kering dan sekarang menjadi danau yang tak kalah danau Toba!!!
Desa Mamua yang mengalami hal yang sama !!! justru tidak diperhatikan oleh Pemerintah, blum lagi dari daerah-daerah lain yang, diperkirakan membutuhkan anggaran miliaran rupiah untuk memperbaikinya kembali.
Pemerintah Pusat seakan memandang bencana alam yang terjadi di Maluku dengan sebelah mata, bahkan tidak sama sekali. sampai detik inipun tidak ada pernyataan resmi dari presiden maupun menteri terkait atas musibah yang dialami masyarakat Maluku. .........!!!
usulan wakil gubernur Maluku untuk menjadikan bencana Maluku sebagai bencana Nasional tidak di respon sedikitpun oleh pemerintah,,,,,bahkan dianggap itu adalah bencana biasa,,,,,,,, BNPB sendiripun tidak memiliki kriteria yang jelas tentang suatu bencana Nasional. . . . . .!!!
Penderitaan masyarakat Maluku terkait bencana alam merupakan penderitaan sendiri dan diselesaikan oleh mereka sendiri. Diskriminasi pemerintah Pusat terlihat jelas dengan membagi daerah-daearah yang layak diberi bantuan dan tidak...........katakanlah seperti Aceh yang diberi keistimewaan, mungkin sebagai hadiah agar Aceh tidak merdeka. . . . . !!!! secara struktrural Aceh telah bebas dari NKRI; karena kewenangan yang diberikan yakni membuat aturan, menetapkan UU yang berlaku di negerinya sendiri tanpa dilandasi oleh pancasila dan UUD 1945, lebih parahnya lagi partai politiknya yang jauh dari idiologi bangsa Indonesia,,,,,,!!! tinggal menunggu mata uang yang diberlakukan lagi maka resmi menjadi negara berdaulat.
Pemerintah pusat terkadang lupa dengan kewenangan-kewenangan daerah yang telah dijanjikan, bahkan tidak memiliki fungsi kontrol yang jelas sehingga otonomi yang dijalankan di daerah-daerah berbeda,,,,,,,,!!! Kepala-kepala daerahpun tidak memiliki konsep tentang kedaerahan yang bisa dijadikan otonomi.
otonomi yang diberikan oleh pemerintah pusat seakan akan tidak mau peduli tentang problem yang terjadi di suatu daerah tesebut.
Maluku seperti bukan bagian dari NKRI aja, dikala sedang berduka dan mengharapkan perhatian justru yang dibahas adalah urusan pribadi. Bangsa Indonesia seakan lupa dengan jasa-jasa pahlawannya sendiri. mungkin karena Pak presiden SBY masih marah karena sebagian oknum RMS mengibarkan bendera di hadapannya tahun lalu kali.
kalau mau berbicara tentang kursi pemerintahan, masyarakat Maluku tidak pernah diberi kepercayaan untuk duduk sederajat dengan provinsi laen,,,,,,,!!!! apakah karena masyarakat Maluku blum layak ??? ataukah ada dendam-dendam terhadap Maluku???.
yang jelas Maluku adalah bagian dari Negara Indonesia, dan Indonesia tanpa Maluku bukanlah Indonesia... !!!
Desa Mamua yang mengalami hal yang sama !!! justru tidak diperhatikan oleh Pemerintah, blum lagi dari daerah-daerah lain yang, diperkirakan membutuhkan anggaran miliaran rupiah untuk memperbaikinya kembali.
Pemerintah Pusat seakan memandang bencana alam yang terjadi di Maluku dengan sebelah mata, bahkan tidak sama sekali. sampai detik inipun tidak ada pernyataan resmi dari presiden maupun menteri terkait atas musibah yang dialami masyarakat Maluku. .........!!!
usulan wakil gubernur Maluku untuk menjadikan bencana Maluku sebagai bencana Nasional tidak di respon sedikitpun oleh pemerintah,,,,,bahkan dianggap itu adalah bencana biasa,,,,,,,, BNPB sendiripun tidak memiliki kriteria yang jelas tentang suatu bencana Nasional. . . . . .!!!
Penderitaan masyarakat Maluku terkait bencana alam merupakan penderitaan sendiri dan diselesaikan oleh mereka sendiri. Diskriminasi pemerintah Pusat terlihat jelas dengan membagi daerah-daearah yang layak diberi bantuan dan tidak...........katakanlah seperti Aceh yang diberi keistimewaan, mungkin sebagai hadiah agar Aceh tidak merdeka. . . . . !!!! secara struktrural Aceh telah bebas dari NKRI; karena kewenangan yang diberikan yakni membuat aturan, menetapkan UU yang berlaku di negerinya sendiri tanpa dilandasi oleh pancasila dan UUD 1945, lebih parahnya lagi partai politiknya yang jauh dari idiologi bangsa Indonesia,,,,,,!!! tinggal menunggu mata uang yang diberlakukan lagi maka resmi menjadi negara berdaulat.
Pemerintah pusat terkadang lupa dengan kewenangan-kewenangan daerah yang telah dijanjikan, bahkan tidak memiliki fungsi kontrol yang jelas sehingga otonomi yang dijalankan di daerah-daerah berbeda,,,,,,,,!!! Kepala-kepala daerahpun tidak memiliki konsep tentang kedaerahan yang bisa dijadikan otonomi.
otonomi yang diberikan oleh pemerintah pusat seakan akan tidak mau peduli tentang problem yang terjadi di suatu daerah tesebut.
Maluku seperti bukan bagian dari NKRI aja, dikala sedang berduka dan mengharapkan perhatian justru yang dibahas adalah urusan pribadi. Bangsa Indonesia seakan lupa dengan jasa-jasa pahlawannya sendiri. mungkin karena Pak presiden SBY masih marah karena sebagian oknum RMS mengibarkan bendera di hadapannya tahun lalu kali.
kalau mau berbicara tentang kursi pemerintahan, masyarakat Maluku tidak pernah diberi kepercayaan untuk duduk sederajat dengan provinsi laen,,,,,,,!!!! apakah karena masyarakat Maluku blum layak ??? ataukah ada dendam-dendam terhadap Maluku???.
yang jelas Maluku adalah bagian dari Negara Indonesia, dan Indonesia tanpa Maluku bukanlah Indonesia... !!!
Rabu, 20 Juni 2012
SOPI MINUMAN MASYARAKAT MALUKU
Pearaturan Pemerintah Daerah Maluku tentang pengawasan dan pengendalian peredaran minuman beralkohol telah nyata mendeskripsikan kultur dan budaya masyarakat yang tidak terlepas dari kekerasan. Hal ini tidak bisa dipungkiri lagi dengan keberadaan minuman tradisional yang dikenal dengan sebutan Sopi yang telah membekas dan menjadi warna budaya orang setempat. Dperjelas lagi dalam PERDA Provinsi Maluku No 16 Tahun Tahun 20008 dimana salah satu butir menyebutkan minuman sopi hanya dapat dipergunakan atau dikonsumsi apabila menyangkut acara2 adat.
namun samapai sejauh ini pandangan pemerintah masih dalam kontroversi tentang minuman yang satu ini. lebih-lebih lagi apabila disandarkan pada norma agama.
perkembangan minuman sopi dewasa ini mulai dilarang dan dianjurkan untuk ditinggalkan karena banyak kontraversi tersebut.....
okelah dari segi agama mungkin diharamkan tetapi dari sisi kultur budaya inilah minuman orang Maluku.
sisi kesehatanpun masih dalam kontroversi, banyak penelitian-penelitian tentang minuman beralkohol dan salah satunya adalah minuman sopi didapatkan hasil yang bervariasi.
Namun penalaran biologis menuman yang dikatan berbahaya adalah minuman metanol. metanol adalah minuman yang diperoleh melalui reaksi-reaksi kimia,,,, dan tercacat dalam medis inilah korban alcohol.
sedangkan sopi adalah minuman hasil fermentasi dari arena pinnata maupun dari cocus sp. secara kimia digolongkan dalam minuman ethanol.
secara biologi minuman hasil fermentasi malah dibutuhkan oleh tubuh pada saat-saat tertentu.
hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar alkohol yang terkandung dalam sopi yang beredar dikalangan masyarakat adalah 20persen sampai 30 persen. hal ini kemungkinan diakibatkan karena pengolahan yang sangat tradisional.
penelitian-penelitian tentang efek dari minuman sopi terhadap kesehatanpun masih dalam kontroversi. tetapi apapun pendapat para peneliti, secara fisiologis metabolisme alkohol dalam tubuh manusia dibagi menjadi 3 tahap, dan tergantung pada tingkat seberapa banyak konsumsinya. tetapi nalar dapat diterima adalah alkohol yang masuk dalam tubuh akan ditangkap oleh enzim ADH (alkohol dehidrogenase) kemudian akan diubah menjadi asetaldehide. asetaldehide adalah senyawa dari alkohol yang bersifat toksik bahkan dapat merusak organ2 tubuh, namun mekanisme tubuh tidak hanya sampai disitu. enzim ALDH (aldehid dehidrogenase) tidak akan tinggal diam melihat tubuhnya akan dirusak oleh asetaldehid. ALDH akan langsung merubah asetaldehide menjadi asetat sehingga keberadaan asetaldehide hanya bersifat sementara. setelah menjadi asetat maka akan dibuang dari tubuh melalui CO2 dan O2.
dari singkatan mekanisme tersebut maka efek toksik yang timbul dari sopi masih jauh dari apa yang dibayangkan.
kalau kita membuat sebuah perbandingan tentang minuman2 yang bersifat toksis maka sopi bisa dikatakan minuman yang aman bila dikonsumsi dibandingkan dengan minuman2 legal yang telah beredar di pasaran. dari tingkatan kadar alkohol minuman2 yang bersifat alkohol dibedakan menjadi 3 golongan yakni golongan A seperti bir yang memiliki kadar alkohol sekitar 5 persen (1-5 persen) Golongan B yang memiliki kadar alkohol 5-20 persen seperti anggur, new port dll. Golongan C memiliki kadar alkohol 20-30 persen dan lebih. seperti vodka, wisky (kadar alkohol 40 persen).
dari berbagai macam minuman alkohol yang dilegalkan pemerintah tidak semua adalah hasil fermentasi yang lebih para lagi memakai bahan-bahan pemanis yang dicampur dalam minuman untuk memberi rasa dan khas dari minuman tersebut.
sopi adalah minuman tradisional yang bersifat ilegal yang diproduksi melalui fermentasi dan didestilasi untuk mendapatkan kadar alkohol yang tinggi (20-30 persen).
SIKAP PEMERINTAH MALUKU YANG TIDAK MAMPU MENGOPTIMALKAN BUDAYA DAN POTENSI MASYARAKAT SETEMPAT PATUT DISESALI............
Langganan:
Komentar (Atom)

